Anda mungkin pernah melihat Chevrolet Blazer, SUV tangguh yang telah mencicipi manisnya pasar Indonesia. Chevrolet mengirim rilis, yang mengatakan generasi terbaru Chevrolet Blazer siap dipasarkan pada Januari 2019

Sekarang desain Blazer sangat modern dan berotot, memiliki wajah mobil otot Chevrolet Camaro. Penempatan lampu utama mirip dengan Mitsubishi Xpander, teknologi DID ditempatkan di bawah dan lampu atas adalah DRL. Paras dipadukan dengan kuat dengan kurva sisi dinamis dan buritan bulat. Bagian ini terlihat tebal dan memberi kesan SUV ini memiliki bobot yang berat.

Blazer tersedia dalam dua pilihan, Premier atau Rumah Sakit tertinggi. Varian terakhir didominasi oleh eksterior hitam. Pelek yang digunakan berukuran 18 hingga 21 inci, tergantung pada varian mana yang dipilih.

Di bagian interior, kabin terlihat modern dengan nuansa retro yang cukup kuat. Kesan itu dihadirkan dari bentuk dashboard yang tegak, dipadukan dengan bentuk ventilasi AC bulat. Yang menarik adalah bahwa desainer Chevrolet membuat dashboard ini terlihat rapi dan bersih, tanpa fitur yang terlihat dominan.

Di tengah ada layar monitor 8 inci yang dilengkapi dengan teknologi Chevrolet Infotainment 3. Teknologi ini dilengkapi dengan kemampuan koneksi 4G LTE dengan kartu SIM. Sehingga pemilik dapat terhubung ke internet kapan saja. Selain itu, sistem ini kompatibel dengan Apple CarPlay dan Android Auto5.

Blazer diklaim sebagai mobil yang memiliki banyak manfaat. Kemampuan menarik trailer, kapasitas bagasi besar, juga ada banyak ruang penyimpanan. Salah satunya adalah kotak sarung tangan yang bisa dikunci secara elektronik. Untuk kenyamanan, ada juga enam slot USB di sekitar kabin plus fitur pengisian nirkabel.

Di balik kap depan, ada mesin 2.5 liter Ecotec empat silinder. Ini adalah varian mesin yang lebih rendah yaitu 190 Tk. Untuk varian teratas, mesin V6 3,6 liter disediakan. Kekuatannya adalah 306 Tk, dengan torsi puncak 365 Nm. Kedua teknologi ini telah dimulai dengan teknologi start-up.

Penggerak utama, Blazer adalah gerakan roda depan, tetapi ketika dibutuhkan dapat berubah menjadi mobil penggerak empat roda. Varian Blazer RS bahkan dilengkapi dengan sistem kopling kembar AWD yang lebih canggih dan responsif. Chevrolet mengumumkan bahwa mereka akan mulai menjual Blazer baru mulai Januari 2019. SUV besar ini hadir dengan empat varian dan dua pilihan mesin.

Kehadiran Blazer baru ini menjadikannya wajah baru SUV menengah Chevy. Blazer digambarkan sebagai kendaraan yang berani, dan lebih banyak mengekspresikan desain Chevrolet. Tentu saja seperti biasa, desain ini terinspirasi oleh Camaro, sementara mesinnya berada di antara Equinox dan Traverse.

Mesin Chevrolet 2.5L I-4 yang menghasilkan tenaga 193 Tk dan transmisi otomatis 9-kecepatan akan memberi tenaga pada varian L dan Blazer. Sementara mesin V6 305L 3,6 liter akan menjadi jantung dari varian RS dan Premier.

Keempat varian tersebut adalah layar sentuh 8 inci, Apple CarPlay atau Android Auto, pengingat kursi belakang, dan kamera pandangan belakang HD. Blazer juga mendapatkan sistem AWD kopling ganda, kontrol jelajah adaptif, dan pengisian nirkabel. Fitur ini tersedia untuk beberapa trim Chevy Blazer.